Editorial : Jangan Sepenuhnya Menyalahkan Koneksi Internet




Hingga kini, profesi PNS masih menjadi primadona para pencari kerja. Terbukti, pada tahun 2018 ini sebanyak 3.627.981 orang telah mendaftar sebagai peserta tes CPNS. Jumlah pendaftar ini dinilai terbesar dalam sejarah. Mungkin, hal ini dikarenakan kehidupan PNS masih terjamin dimasa tua dengan adanya tunjangan pensiun. Namun, dalam pelaksanaan tes CPNS tersebut masih ada kendala.
            Seperti yang terjadi di Jember, Jawa Timur. Ribuan peserta tes CPNS harus bersabar untuk berebut tiket menjadi abdi negara. Pasalnya, tes pada hari di Gedung Balai Serba Guna (BSG) Jember harus molor enam jam. Padahal, para peserta sudah hadir sejak jam 6 pagi. Bahkan, peserta yang berasal dari luar kota Jember, harus datang sehari sebelum acara supaya tidak terlambat. Berdasarkan jadwal, tes sesi pertama digelar pukul 08.00 WIB.
Namun, hingga waktu yang sudah ditentukan, tes belum juga dilaksanakan. Tes pun ditunda hingga pukul 14.00 WIB. Bupati Jember, Faida melakukan inspeksi mendadak ke lokasi tes. Dia juga menjelaskan bahwa mundurnya waktu ujian bukan karena kesalahan Pemkab Jember. Namun, karena koneksi internet yang belum semua tersambung.
            Lalu patutkah kita sepenuhnya menyalahkan koneksi internet disini? Apakah bisa koneksi internet tersambung semua dengan sendirinya? Tentu saja tidak. Bagaimanapun juga kendala ini tetap ada sangkut pautnya dengan kinerja Pemkab Jember yang kurang baik selaku penyelenggara kegiatan. Mengapa bisa terjadi peristiwa “Koneksi internet yang belum semua tersambung?.” Padahal, tentunya mereka telah mengetahui bahwa tes dijadwalkan pukul 08.00.
            Seharusnya, panitia penyelenggara lebih mempersiapkan segalanya jauh hari sebelum tes diselenggarakan. Terutama untuk pemeriksaan komputer dan koneksi internet, karena keduanya merupakan media utama dalam pelaksanaan tes online.jika terjadi kendala pada keduanya, musahil tes dapat dilaksanakan. Dalam persiapannya, mestinya para teknisi  sudah mengetahui kendala yang akan terjadi dan bagaimana solusi menuntaskannya dengan cepat, tanpa harus ada penundaan dalam pelaksanaan tes.
            Namun, jika koneksi internet saja belum disambungkan semuanya, barang tentu akan terjadi kendala. Setidaknya ibu Faida, selaku bupati Jember tidak melindungi Pemkab Jember untuk lari dari masalah, bshkan menyalahkan koneksi internet selaku “benda mati” dengan menyatakan bahwa kejadian tersebut bukan karena kesalahan Pemkab Jember. Namun, karena koneksi internet yang belum semua tersambung.
                                                                       
Sumber berita : Liputan6.com, “Lika-liku tes CPNS di Jember, dari  terganjal Akses Internet hingga Isu Joki”. Terbit pada Senin, 29 Oktober 2018, 14.30 WIB

Comments

  1. Wahh information nya.... Makasih ya mbaaa.... Iya emang gak baik juga Kita menyalahkan benda mati. Kalau keseringan nanti egois hehe

    ReplyDelete
  2. Good job! Terima kasih atas informasinya😊

    ReplyDelete
  3. Kemodernan belum tentu membawa keberhasilan

    ReplyDelete
  4. Terimakasih atas infonya zul, aku setuju dengan argumennya

    ReplyDelete
  5. Bermanfaat sekali kak, semangat terus ya :))

    ReplyDelete
  6. ketika sambungan internet terputus,seketika itu manusia akan risau:-)
    bermanfaat informasinya....

    ReplyDelete

Post a Comment